Pandemi Corona, Ada 1.500 WNI Jadi Terapis Spa di Turki

Ilustrasi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Ankara – Turki saat ini menjadi salah satu negara yang terpapar virus corona. Terdapat sekitar 4.500 WNI di Turki. Dari jumlah tersebut, 1.500 di antaranya bekerja sebagai terapis spa.

Sedangkan 2.700 adalah pelajar/mahasiswa dan sisanya adalah WNI yang bekerja di organisasi-organisasi internasional. Mereka juga ada yang menikah dengan warga negara Turki.

KBRI di Istanbul menyatakan, Pemerintah Turki menjamin kelangsungan studi pelajar dan mahasiswa Indonesia penerima beasiswa di negara tersebut.

“Kedua pimpinan Lembaga mengakui memang ada ketidaknyamanan akibat seluruh sumberdaya pemerintah Turki sejak pertengahan Maret 2020 difokuskan kepada penanganan Covid-19,” ujar Duta Besar Lalu Muhammad Iqbal, Sabtu(4/4), mengutip Anadolu Agency.

Dubes Iqbal sudah berbincang dengan Presiden YTB, Abdullah Eren, dan Sekretaris Jenderal TDV, Abdurrahman Cetin.

“Namun keduanya mengkonfirmasi bahwa seluruh pelajar dan mahasiswa Indonesia penerima beasiswa akan dijamin kelanjutan studinya dan akan diberikan hak-hak beasiswanya secara penuh selama situasi kedaruratan ini.”

Pembicaraan tersebut dilakukan atas inisiatif KBRI Ankara merespon kekhawatiran tentang kelanjutan studi mereka di tengah wabah Covid-19 yang melanda Turki.

Di Turki hampir sebagian besar asrama mahasiswa milik pemerintah digunakan sebagai tempat karantina warga Turki yang baru kembali dari luar negeri, termasuk jamaah umrah, mahasiswa Turki yang dievakuasi dari luar negeri.

Akibatnya sebagian mahasiswa harus meninggalkan asrama. Mereka menumpang di rumah mahasiswa lain selama beberapa hari, sebagian lainnya pindah ke asrama yang dikelola oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Menurut Dubes Iqbal kedua pimpinan lembaga tersebut juga menjamin jika ada mahasiswa yang membutuhkan perawatan kesehatan, termasuk Covid-19, mereka akan diperlakukan sama dengan warga negara Turki.

KBRI Ankara dan KJRI Istanbul telah membuat rencana kontijensi dan membentuk Satuan Tugas bersama dengan melibatkan wakil masyarakat Indonesia di hampir semua kota di Turki maupun Siprus Utara untuk menangani dampak Covid-19.(EP/aa)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here