Masuk Zona Biru, Garut Gelar Shalat Idul Fitri Berjemaah

Umat Muslim di Malaysia melaksanakan salat Jumat pertama di bulan suci Ramadan di Kuala Lumpur, Malaysia (15/5/2020). Agensi Anadolu/Syaiful Redzuan

Indonesiainside.id, Garut – Kabupaten Garut Jawa Barat masuk dalam zona biru sehingga masyarakat diizinkan melakukan shalat Idul Fitri berjemaah. Namun, mereka tetap diminta menerapkan protokol kesehatan, termasuk physical distancing.

“Terapkan jaga jarak saat Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah secara berjamaah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona baru,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan, Sabtu(23/5).

Meski diperbolehkan berkegiatan, kata dia, masyarakat tetap harus meminimalisasi kerumunan orang agar tidak terlalu padat sehingga ancaman penularan Covid-19 bisa dihindari.

“Coba agar tak berkerumun dan tak terlalu padat massa,” kata Rudy.

Pemkab Garut pada Idul Fitri 1441 Hijriah tidak menyelenggarakan Shalat Id di Masjid Agung atau Alun-Alun Garut untuk menghindari kerumunan orang.

Masjid Agung dan Alun-Alun Garut, kata dia, akan ditutup dan dijaga, sedangkan masyarakat sekitar bisa menunaikan Shalat Id berjamaah di masjid lain atau di rumah.

“Jalan ke arah Masjid Agung akan ditutup, tapi Shalat Id di masjid lain dengan protokol kesehatan silakan saja, tapi kami imbau di rumah saja,” katanya.(EP/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here