Shalat Idul Fitri di Italia Sesuai Pedoman Anti-Corona Dapat Apresiasi Publik

Indonesiainside.id, Roma – Media di Italia melaporkan bahwa umat Islam yang berkumpul untuk melakukan shalat Idul Fitri pada Ahad (24/5) kemarin, sudah sesuai dengan pedoman langkah-langkah anti-virus corona yang ditetapkan. Hal ini mendapat apresiasi positif dari publik negeri Pizza itu.

Di Masjid Al-Wahid Milan, Imam Yahya Sergio Pallavicini mengatur jarak untuk 140 sajadah baru. Kemudian, ada juga titik masuk dan keluar yang berbeda untuk pria dan wanita. Sanitasi dilakukan secara teratur, dimana deterjen, desinfektan, dan peralatan pelindung diri ditawarkan.

“Kami berdoa untuk kesehatan dari dalam dan luar dari orang-orang beriman, dan orang-orang Italia pada umumnya,” kata Pallavicini pada awal doa Idul Fitri.

Sementara itu, hampir 200 orang berkumpul untuk shalat berjamaah di Piazza Vittorio Emanuele Roma. Umat Muslim mengatur sajadah mereka sesuai dengan aturan jarak sosial. Tampak sejumlah poster dalam bahasa Italia dan Arab yang menyampaikan pesan bahwa salaman dan pelukan tidak diizinkan.

“Saya sangat senang bahwa saya akhirnya bertemu teman-teman untuk shalat ini, tetapi kami harus tetap berpisah,” kata Samir jamaah berusia 13 tahun kepada Arab News.

“Kami akan memiliki waktu untuk merangkul, dan bermain bersama di masa depan, ketika virus hilang.”

Perayaan di luar ruangan juga berlangsung di ibukota Sisilia, Palermo dengan Walikota Leoluca Orlando juga bergabung.

“Mampu berdoa bersama adalah salah satu kebutuhan paling penting untuk sebuah agama karena hal itu meningkatkan rasa kebersamaan. Sekarang kita bisa melakukannya lagi bersama-sama, dan itu pertanda bagus. Bukan hanya untuk komunitas Muslim tetapi untuk seluruh populasi Palermo.” katanya kepada Arab News.

Masjid dan ruang shalat harus menerapkan aturan ketat, sama yang berlaku pada gereja-gereja Katolik. Aula harus disanitasi sebelum dan sesudah shalat, dan maksimum 200 jamaah yang diizinkan, bahkan di tempat ibadah terbesar. Untuk shalat di luar ruangan, batas 1.000 orang yang diizinkan, dan setiap jamaah harus menjaga jarak setidaknya satu meter. Selain itu, mereka yang suhunya di atas 37,5 derajat tidak bisa masuk. (CK)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here