Malaysia Izinkan Salat Jumat Secara Penuh Setelah Infeksi Terbukti Menurun

Ribuan umat Muslim mengenakan masker dan menjaga jarak sosial saat melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung At - Tin Jakarta, Jum'at (5/6). Agensi Anadolu/ Eko Siswono Toyudho

Indonesiainside.id, Putrajaya – Pemerintah Malaysia kembali mengizinkan pelaksanaan salat Jumat secara penuh menyusul penurunan tren infeksi Covid-19.

Menteri Agama Malaysia Zulkifli Mohammad Al Bakri meminta pengurus masjid memaksimalkan ruangan agar dapat menampung jamaah.

Zulkifli juga kembali mengizinkan aktivitas pengajian dan kuliah subuh yang selama ini telah dilaksanakan di masjid-masjid.

“Kelas pengajian Al-Qur’an dan lain-lain boleh diadakan kembali mulai minggu ini,” kata dia dalam pernyataannya pada Jumat(3/7), melansir Anadolu.

Zulkifli juga meminta agar masjid-masjid tidak menutup pintu dalam pelaksanaan salat berjamaah untuk memudahkan warga yang datang.

“Terutama bagi mereka yang bermusafir dan pengantar makanan dan barang,” ujar dia.

Pad Kamis, Malaysia hanya mencatat tiga kasus baru di mana dua di antaranya adalah transmisi lokal, sehingga total mencapai 8.643.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham juga mengatakan 62 pasien sembuh sehingga jumlah keseluruhan mencapai 8.437.

Sementara itu, Malaysia juga melaporkan tidak ada kasus kematian Covid-19 pada hari ini.

Malaysia berarti mencatatkan 18 hari berturut-turut tanpa kasus pasien meninggal.(EP/AA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here