Dianggap Menyesatkan, Media Asing Soroti Menteri Pertanian Indonesia atas Klaim Kalung Anti-Virus Corona

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Ilmuwan Indonesia, Rabu (8/7), membantah klaim Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa kalung yang terbuat dari kayu putih dapat mencegah penularan virus corona. Ada kekhawatiran bahwa klaim seperti itu bisa sangat menyesatkan, di tengah meningkatnya angka infeksi dan kematian Covid-19 dalam negeri.

Berry Juliandi, ahli biologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), dan anggota Forum Ilmuwan Muda Indonesia, mengatakan mungkin ada miskomunikasi antara Meneteri Syahrul dan stafnya di Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian, yang melakukan penelitian sejak wabah Covid-19 dikonfirmasi di Indonesia pada Maret tahun ini. Kepada Arab News Juliandi mengatakan sangat berbahaya klaim seperti itu datang dari seorang menteri.

“Namun, miskomunikasi ini berbahaya dan tidak dapat dibenarkan, dengan klaim seperti itu datang dari seorang menteri kabinet, terutama karena ini menyangkut kesehatan masyarakat dan kehidupan masyarakat,” kata Juliandi.

Dia menambahkan bahwa hal itu dapat menyesatkan publik untuk percaya bahwa mereka dapat menghindari tertular virus hanya dengan mengenakan kalung dengan aroma kayu putih. Menteri Pertaian mengklaim pemakai kalung cukup menggunakannya dengan menghirup aroma tersebut.

Syahrul pertama kali membuat klaim tersebut saat konferensi pers pada Jumat (3/7) pekan lalu. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa tali pendek yang dia kenakan, mengandung unsur “antivirus” yang dibuat dari pabrik kayu putih yang dapat membunuh 80 persen virus jika dipakai selama 30 menit.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here