Jusuf Kalla Ajak Warga Korban Banjir Luwu Utara Pulang ke Rumah

Salah satu rumah warga yang tertimbun lumpur akibat banjir di Luwu Utara. Foto: Makassarinside.id

Indonesiainside.id, Makassar – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) HM Jusuf Kalla mengajak warga yang menjadi korban banjir di Luwu Utara agar kembali ke rumah masing-masing. Namun, sebelum ditempati, memang masih banyak rumah yang tertimbun lumpur kering akibat banjir bandang pada Senin (13/7) lalu.

JK meninjau langsung kondisi banjir bandang yang melanda Masamba dan sebagian daerah di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (23/7). Pada kesempatan itu, mantan Wakil Presiden Indonesia itu menyaksikan dampak bencana yang ditimbulkan akibat bencana banjir bandang yang membawa material lumpur disertai potongan pohon kayu ke jalanan hingga rumah warga.

Ketua Dewan Masjid (DMI) ini menuturkan, rata-rata rumah warga dipenuhi lumpur yang sudah mulai mengering. Bahkan beberapa rumah hanya terlihat atapnya. Namun, dia meminta warga bisa segera kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sendimen lumpur tersebut dan segera menempatinya.

“Tidak merusak rumah, cuman karena banjir bandang ada pasir, ada tanah makanya memenuhi rumah orang. Jadi intinya adalah kebersihan dan diperbaiki rumah warga yang rusak,” tutur pria akrab disapa JK ini.

Saat kunjungan itu, JK yang didampingi Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah bersama Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, menyatakan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang bahu membahu memberikan dan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban bencana di Luwu Utara.

“Masyarakat harus secepatnya kembali ke rumahnya dan mulai membersihkan. PMI akan berikan air bersih supaya mereka bisa kembali ke rumahnya. Intinya cuman membersihkan,” papar dia.

Gerakan pembersihan sarana dan rumah warga, kata mantan Menteri Perekonomian itu, agar para pengungsi bisa kembali ke rumah masing-masing. Sehingga hal ini yang menjadi titik fokus Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara.

“Itu saja fokus pada pembersihan, masyarakat semuanya. Nanti tahap keduanya normalisasi sungai. Banjir selalu begitu, intinya pembersihan besar-besaran dulu,” ujar JK. (Aza/Ant)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here