Pendeta Kanada Ini Dipecat Setelah Ketahuan Dia Seorang Waria

Pendeta Junia "June" Joplin, berasal dari North Carolina

Indonesiainside.id, Ontario – Seorang pendeta di Kanada dipecat karena alasan teologis. Pastor tersebut mengejutkan publik dan para jemaatnya, setelah ia mengaku sebagai wanita transgender atau waria dalam layanan khotbah yang dia bawakan secara online.

Pendeta Junia “June” Joplin, berasal dari North Carolina. Ia mengejutkan publik pada Juni lalu, dengan pengumuman kontroversialnya di Gereja Baptis Lorne Park di Mississauga, Ontario, dalam sebuah layanan yang diadakan online, karena penguncian virus corona.

“Aku ingin kau mendengarku ketika aku memberitahumu bahwa aku tidak hanya sebagai pendeta biasa. Aku seharusnya menjadi seorang wanita transgender,” kata Joplin. “Teman-temanku, keluargaku, namaku Junia. Kamu bisa memanggilku June. Aku wanita transgender,” tambahnya.

Lebih dari setengah dari 111 anggota jemaat memilih untuk mengakhiri kontrak Joplin setelah pengumuman tersebut. Umumnya jamaat menolaknya dengan alasan ia Tuhan tidak menghendakinya.

“Gereja melakukan perjalanan selama sebulan terakhir melalui proses upaya untuk membedakan kehendak Tuhan yang dihasilkan dari pengumuman pada Juni lalu, bahwa dia adalah seorang wanita transgender,” kata gereja tempat Joplin mulai memimpin pada 2014, dalam sebuah pernyataan kepada CBC News. “Setelah satu bulan diskusi antara Joplin dan jemaat, ditentukan, untuk alasan teologis, bahwa Tuhan tidak akan menghendaki jika Joplin tetap sebagai pendeta kami.”

Joplin mengatakan kepada Fox News bahwa dia terkejut dan kecewa mendengar gereja menunjuk pada alasan-alasan teologis. Dia mengatakan bahwa dia mempekerjakan orang-orang LGBTQ + sebelumnya, dan memberitakan pesan inklusif untuk umpan balik positif.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here