DPR: Membangun Data Center yang Vital Kok Pakai Dana Asing?

Wakil Ketua Fraksi PKS, Sukamta. Foto: Ist

Indonesiainside.id, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengkritisi rencana pemerintah yang mendorong percepatan pembiayaan Prancis untuk pembangunan Pusat Data Nasional (PDN) di Indonesia.

“Mengapa untuk bangun data center yang merupakan infrastruktur vital pemerintah harus dengan dana asing? Semua data pemerintah akan ada dalam pusat data tersebut,” kata Sukamta dalam keterangannya di Jakarta, Jumat(31/7).

Menurut dia, wajar timbul kekhawatiran apabila ada campur tangan asing di dalamnya karena potensi penambangan data oleh asing menjadi makin terbuka.

Oleh karena itu, dia mengingatkan pemerintah tentang kedaulatan data, jangan sampai kedaulatan data milik warga Indonesia tergadaikan nantinya.

“Perlu diperjelas skema kerja sama ini seperti apa. Apakah mereka ikut dalam spesifikasi teknis dan implementasinya? Jika, ya, tentu ini sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI itu menyebutkan banyak perusahaan lokal yang kompeten karena di Indonesia sudah banyak pelaku data center yang diakui global.

Bahkan, menurut dia, ada cloud computing provider global yang “menumpang” di data center lokal Indonesia.

“Kita harus bisa mandiri. Bibit-bibit yang kompeten harus kita dukung. Jangan justru kita membesarkan kepentingan asing,” ujarnya.

Di dalam negeri, kata Sukamta, ada data center milik BUMN, seperti Telkom, yang membangun pusat data besar di Bekasi. Oleh karena itu, Pemerintah tidak perlu membangun pusat data dengan campur tangan asing.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here