Kantor Al Jazeera, Astro dan UnifiTV Digeledah, Polisi Malaysia Diminta Hentikan Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Solidaritas wartawan melakukan aksi untuk membebaskan wartawan Al Jazeera (The State)

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menggeledah tiga kantor stasiun televisi secara terpisah di di Kuala Lumpur, Selasa (4/8). Tiga stasiun televisi yang digeledah yakni Al Jazeera, Astro, dan UnifiTV.

Direktur Kantor Penyelidikan Kriminal PDRM, CP Dato’ Huzir Bin Mohamed mengatakan, penggeledahan tersebut sesuai perintah Mahkamah Majistret Kuala Lumpur, Sepang, dan Selangor. Penggeledahan dilakukan bersama-sama dengan pihak Komite Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM) yang turut membawa kertas penyelidikan atas stasiun penyiaran tersebut.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas menyita komputer dan semua barang sitaan dibawa ke SKMM untuk penyelidikan lebih lanjut. Keterangan saksi-saksi lain turut diambil ketika penggeledahan tersebut untuk membantu penyelidikan dan diangkat ke kejaksaan dalam waktu terdekat.

PDRM menegaskan tindakan yang dilaksanakan berdasarkan undang-undang dan tidak ada individu atau entitas yang terlepas dari semua tindakan jika melanggar undang-undang.

Pada kesempatan terpisah Al Jazeera dalam pernyataannya mengatakan peristiwa tersebut terjadi setelah pihak berwenang mengumumkan mereka sedang menyelidiki Al Jazeera untuk hasutan, pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia negara sehubungan dengan program tentang perlakuan terhadap pekerja asing ilegal selama pandemi Covid-19.

Dalam peristiwa tersebut tujuh staf Al Jazeera sudah diperiksa oleh polisi. Pejabat Malaysia dan televisi pemerintah mengkritik laporan Al Jazeera yang dinilai sebagai tidak akurat, menyesatkan dan tidak adil.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here