Ledakan Hebat di Beirut, 78 Tewas dan 4.000 Orang Terluka

Indonesiainside.id, Beirut – Ledakan besar mengguncang Beirut, Lebanon, menghancurkan bangunan-bangunan di ibu kota tersebut. Sejauh ini setidaknya 78 orang dilaporkan tewas dan melukai ribuan lainnya.

Jumlah korban merupakan hasil sementara yang mungkin bertambah mengingat massifnya ledakan.

Rekaman video oleh saksi mata yang dibagikan secara luas di media sosial menunjukkan bagian dari wilayah kota pelabuhan diduga mengalami kebakaran sebelum akhirnya secara tiba-tiba terjadi ledakan hebat yang melanda lingkungan sekitarnya.

Ledakan besar tersebut meratakan bangunan dan membuat jalanan kota dipenuhi dengan pecahan kaca dan puing-puing. Bunyi ledakan juga terdengar hingga 80 kilometer.

Kepala keamanan Lebanon, Abbas Ibrahim, menduga ledakan terjadi atas sebuah gudang bahan kimia yang mudah terbakar.

“Kami menduga bahan kimia yang memicu ledakan,” katanya, seperti dilansir Guardian, Rabu(5/8).

Perdana menteri Lebanon, Hassan Diab, mengaku geram dengan peristiwa itu dan menegaskan mereka yang bertanggungjawab akan ‘membayar harga yang pantas’ untuk bencana tersebut.

Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon merekomendasikan agar Beirut dinyatakan sebagai bencana wilayah, mendeklarasikan keadaan darurat selama dua minggu di ibu kota dan menyerahkan tanggung jawab keamanan kepada otoritas militer.

Perdana menteri Lebanon, Hassan Diab, menambahkan, ledakan besar yang terjadi di pelabuhan Beirut kemungkinan disebabkan oleh meledaknya 2.750 ton amonium nitrat. Dia mengatakan bahan kimia berbahaya itu telah dibantarkan selama enam tahun di sebuah gudang tanpa ada jaminan.

Dirinya bersumpah untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab.

Disampaikannya, hingga kini jumlah korban mencapai puluhan dan kemungkinan bertambah karena ditemukannya lebih banyak mayat di reruntuhan. Sementara itu sekitar 4.000 orang dilaporkan terluka.

Ribuan orang kini mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat, yang berjuang untuk menyelamatkan korban. “Sementara korban tewas yang dikonfirmasi adalah 78, dengan setidaknya 4.000 terluka,” kata Menteri kesehatan, Hamad Hassan. (EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here