Residivis Penista Agama Digeruduk Warga, Apollinaris Darmawan Juga Lecehkan Kiai Ma’ruf Amin dan Tokoh Islam Lainnya

Apollinaris Darmawan digerebek warga bersama polisi. Foto: screenshot

Indonesiainside.id, Jakarta – Sekelompok masyarakat mendatangi rumah residivis penista agama di Bandung, Apollinaris Darmawan.

Mereka mempertanyakan apa maksud dari Apollinaris Darmawan yang kerap mengunggah kalimat menghina Agama Islam melalui media sosial.

Lelaki tua itu telah berulangkali berurusan dengan hukum terkait dengan penistaan agama. Apollinaris pernah dilaporkan Fadli Zon pada 2016 atas penistaan agama Islam. Dia kemudian dipenjara atas masalah tersebut.

“Apa maksud bapak menghina Islam?” teriak seorang warga.

Namun hal itu tidak membuatnya bertaubat dan malah menjadi-jadi yang bisa dilihat dari jejak digitalnya di Twitter dan YouTube.

Karena menimbulkan keresahan dan memancing SARA, Apollinaris kemudan ditangkap warga bersama aparat di kediamanannya Jalan Jatayu Dalam II No. 5 RT 001/RW 010, Kelurahan Husen’ Sastra Negara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Sabtu (8/8) malam.

Penggalan video warga geruduk kediaman Apollinaris pun akhirnya viral.

Terungkap pula dari jejak digitalnya bahwa Apollinaris Darmawan tidak hanya menghina Nabi Muhammad dan Islam. Ia juga banyak melecehkan tokoh-tokoh Islam seperti KH Ma’ruf Amin (Wapres RI), Gus Mus mantan Rais Aam Syuriah PBNU, Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhamamdiyah, dan juga KH Said Aqil Ketua Umum PBNU dan Jimly Ashidiqie.

“PERCUMA, Ma’ruf Amin, Said A Siroj, Haedar Nashir, Jimly Asshiddiqie juga tidak berani MEMBANTAH apalagi melaporkan,” posting Apollinaris Darmawan dalam akun di Twitter, 5 Januari 2017.

“Ma’ruf Amin, Said A Siroj, Haedar Nasir, Jimly Ashidiqie hrs segera mengiyakan atau bantah, jangan jadi PENGECUT,” tulisnya.

Hal ini dapat dilihat dari postingannya di media sosial.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here