Polisi Filipina Tangkap Pemimpin Abu Sayyaf Anduljihad “Idang” Susukan

Abu Sayyaf Anduljihad “Idang”

Indonesiainside.id, Jakarta– Polisi Kota Davao Filipina menangkap pemimpin Abu Sayyaf Anduljihad “Idang” Susukan, pelaku pembunuhan dan penculikan di Filipina selatan serta Malaysia utara.  Penangkapan itu dilakukan pada Kamis (13/8) malam, setelah pendiri Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) Nur Misuari membawa Susukan ke kediamannya di Kota Davao.

“Polisi memulai negosiasi [dengan Misuari] setelah mengetahui Susukan dibawa ke Kota Davao untuk mencari pertolongan medis,” ujar Kepala Polisi Nasional Filipina (PNP) Jenderal Archie Gamboa, kutip Manila Bulletin.

Susukan adalah petinggi Abu Sayyaf yang dikenal kejam karena aksi penculikan dan pemenggalan, kutip CNN Filipina. Dia didakwa 34 surat perintah penangkapan. Rinciannya, 23 dakwaan pembunuhan, lima penculikan dan penahanan ilegal, serta enam pembunuhan karena frustasi.

April lalu, Susukan menyerahkan diri kepada Misuari dan sejak saat itu, petinggi Abu Sayyaf ini diizinkan berkeliaran di sekitar kamp MNLF di Sulu. Sementara Misuari adalah bekas gubernur Daerah Otonomi Muslim Mindanao.

Belakangan, Misuari berdamai dengan Presiden Rodrigo Duterte dan pemerintah Filipina menunjuknya sebagai utusan ekonomi khusus negara untuk Organisasi Kerja Sama Islam. Dari Jolo, Sulu, Misuari membawa Susukan ke Davao City pada Minggu untuk memasangkan prostetik pengganti lengan kirinya.

Susukan kehilangan lengan kirinya dalam pertempuran berdarah di Patikul, Sulu, pada Februari 2019. Susukan akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Camp Quintin Merecido, Kota Davao, sebelum diserahkan ke markas besar Angkatan Bersenjata Filipina di Camp Aguinaldo, Kota Quezon.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here