Bangladesh Minta Dukungan Negara Sahabat Ektradisi Pembunuh Sheikh Mujibur Rahman

Sheikh Mujibur Rahman

Indonesiainside.id, Dhaka – Pemerintah Bangladesh meminta dukungan diplomatik negara-negara sahabat untuk membawa kembali para pembunuh Sheikh Mujibur Rahman, bapak pendiri bangsa negara itu.

Negara Asia Selatan itu ingin menghukum lima buronan pembunuh mantan presiden yang dilaporkan bersembunyi di luar negeri, lansir Anadolu, Senin(17/8).

Menteri Luar Negeri AK Abdul Momen meminta kerja sama dalam webinar dengan diplomat asing pada Minggu, yang diselenggarakan sebagai bagian dari acara peringatan 45 tahun kematian pemimpin itu.

Sebanyak 83 komisaris tinggi dan duta besar di Dhaka, dan di India [yang ditunjuk untuk Bangladesh] berpartisipasi dalam pertemuan virtual, kata Kementerian Luar Negeri.

Momen mengatakan “lima pembunuh Bangabandhu masih melarikan diri di berbagai negara … kami mencari bantuan dari negara-negara sahabat untuk mengetahui keberadaan mereka dan meminta mereka dihukum” untuk memastikan keadilan dan supremasi hukum.

Mujib dibunuh oleh sekelompok perwira militer dalam kudeta pada 15 Agustus 1975.

Sedikitnya 12 orang dijatuhi hukuman mati atas pembunuhan tersebut.

Enam orang telah dieksekusi sejauh ini, paling lambat pada April tahun ini, sementara satu orang tewas di Zimbabwe pada 2001.

Lima masih dalam pelarian.

Mujib, yang dikenal di Bangladesh sebagai “Bangabandhu” atau “Teman Benggala,” ditembak mati di rumahnya di ibu kota Dhaka, bersama dengan 18 anggota keluarga, termasuk istri, tiga anak, dan saudara laki-lakinya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here