Harga Emas Kembali Mengkilap

Emas Logam Mulia
Petugas menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, JakartaEmas melonjak lebih dari dua persen ke level tertinggi dalam hampir seminggu pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), ditopang penurunan imbal hasil obligasi AS dan dolar yang lebih lemah, serta pembelian kepemilikan penambang emas besar oleh Berkshire Hathaway mendukung moral investor.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desembers di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, melonjak 48,9 dolar AS atau 2,51 persen menjadi ditutup pada 1.998,70 dolar AS per ounce. Pada akhir pekan lalu (14/8), emas berjangka jatuh 20,6 dolar AS atau 1,05 persen menjadi 1.949,80 dolar AS.

Emas berjangka bertambah 21,4 dolar AS atau 1,1 persen menjadi 1.970,40 dolar AS pada Kamis (13/8), setelah naik tipis 2,7 dolar AS atau 0,14 persen menjadi 1.949,00 dolar AS pada Rabu (12/8), setelah anjlok 93,4 dolar AS atau 4,58 persen menjadi 1.946,3 dolar AS pada Selasa (11/8).

Emas pekan lalu mencatat penurunan terbesar sejak Maret karena investor menilai kembali posisi mereka setelah emas mundur tajam dari rekor tertinggi 2.072,50 dolar AS yang disentuh pada 7 Agustus.

“Penurunan tajam harga dan aksi harga yang mengikuti telah mengungkapkan sedikit tentang luas yang mendasari selera spekulatif untuk logam mulia,” kata Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities, menambahkan bahwa fakta sekarang Warren Buffett membeli penambang emas juga “membantu sentimen”.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here