Zona Merah Covid-19 Menurun, Zona Oranye Naik

gugus tugas
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Prof drh Wiku Adisasmito. Foto: Antara.

Indonesiainside.id, Jakarta – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyebutkan jumlah wilayah yang masuk zona risiko tinggi penularan Covid-19 atau zona merah telah menurun dalam sepekan terakhir. Namun, terdapat penambahan dari jumlah zona risiko rendah menjadi zona risiko sedang atau zona oranye.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, per 16 Agustus 2020, jumlah daerah dengan risiko tinggi ada 29 kabupaten/kota atau menurun dari 47 kabupaten/kota di pekan sebelumnya.

Kemudian wilayah yang berada di risiko sedang atau zona oranye ada 237 kabupaten/kota atau bertambah dibanding pekan sebelumnya. Jumlah wilayah yang berpindah dari zona risiko rendah ke risiko sedang meningkat.

Sementara pada risiko rendah atau zona kuning terdapat 174 kabupaten/kota atau menurun jika dibandingkan pekan sebelumnya. Kemudian, zona yang tidak ada kasus baru atau zona hijau menjadi 42 kabupaten/kota, dan wilayah yang tidak terdampak yang juga disebut zona hijau ada 32 kabupaten/kota.

“Perlu diperhatikan, daerah-daerah dengan risiko tinggi ada 18 kabupaten/kota yang berpindah pada pekan terakhir menjadi risiko sedang, jadi ini perbaikan. Tapi di saat yang bersamaan ada daerah risiko rendah yang naik ke risiko sedang sebanyak 49 kabupaten/kota.” kata Wiku dalam konferensi pers daring dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/8).

Wiku menyebutkan zona risiko sedang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Pada 12 – 19 Juli 2020, zona risiko sedang sebanyak 32,8 persen, kemudian naik ke 35,99 persen pada pekan 19 – 26 Juli 2020, selanjutnya meningkat ke 43 persen pada 26 Juli – 2 Agustus 2020, lalu ke 43,19 persen pada 2 – 9 Agustus, dan pada pekan 9 – 16 Agustus jumlahnya sebanyak 46,11 persen.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here