PBB Minta Pemerintah Selamatkan Dunia Pendidikan dari Covid-19

Seorang pelajar yang mengenakan masker mengikuti ujian di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Abuja, ibu kota Nigeria, pada 17 Agustus 2020. (Xinhua/Olusola David)

Indonesiainside.id, Washington DC – Seorang utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan tindakan segera untuk mengatasi darurat pendidikan yang disebabkan oleh Covid-19, demikian disampaikan seorang juru bicara PBB pada Selasa (18/8).

“Dalam surat yang dikirim atas nama 280 pemimpin dari seluruh lapisan masyarakat, Gordon Brown, utusan khusus untuk pendidikan global, menyerukan tindakan segera guna mengatasi keadaan darurat yang dipicu oleh Covid-19,” ujar Stephane Dujarric, Juru Bicara Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres, dalam sebuah konferensi pers siang rutin.

Surat tersebut, yang ditujukan kepada anggota Kelompok 20 (G20), Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), dan entitas-entitas lain, mengatakan “ada bahaya nyata bahwa krisis kesehatan akan menciptakan generasi Covid yang kehilangan pendidikan dan yang kesempatannya rusak secara permanen,” kata Dujarric.

Hal yang menjadi kekhawatiran mendesak adalah nasib sekitar 30 juta anak yang menurut UNESCO mungkin tidak akan pernah kembali ke sekolah, lanjut juru bicara itu mengutip surat tersebut.

Gordon Brown dan para pemimpin yang menandatangani surat itu menyerukan kepada G20, IMF, Bank Dunia, dan bank pembangunan regional serta semua negara untuk memahami skala krisis ini dan mendukung inisiatif tersebut agar dapat mengejar ketertinggalan, dan melanjutkan kembali kemajuan menuju implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang berkaitan dengan pendidikan.

Inisiatif yang diusulkan tersebut meliputi kesepakatan yang ditandatangani oleh setiap negara untuk melindungi pengeluaran pendidikan di garis depan, menaikkan bantuan internasional untuk pendidikan, dan pendanaan dari IMF, imbuh Dujarric. (EP/xh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here