Harga Emas Jatuh di Bawah Level Psikologis

emas batangan
Emas batangan. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Emas jatuh di bawah level psikologis 2.000 dolar AS per ounce pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Hal ini dipicu karena dolar melonjak dan imbal hasil obligasi AS naik setelah risalah pertemuan Federal Reserve AS pada Juli menunjukkan para pembuat kebijakan menyatakan sedikit dukungan untuk membatasi imbal hasil obligasi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, anjlok 42,8 dolar AS atau 2,13 persen menjadi ditutup pada 1.970,30 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya (18/8), emas berjangka naik 14,4 dolar AS atau 0,72 persen menjadi 2.013,10 dolar AS per ounce, setelah melonjak 48,9 dolar AS atau 2,51 persen menjadi 1.998,70 dolar AS pada Senin (17/8).

“Salah satu kekhawatiran adalah bahwa Fed mungkin akan mengadopsi kontrol kurva imbal hasil, yang akan menjadi katalis kuat untuk berlanjutnya pelemahan dolar, tetapi mereka mengatakan mereka tidak mempertimbangkannya sekarang,” kata Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA.

“Itu akan menjadi hasil yang paling dovish dari risalah (The Fed), tapi kami tidak mendapatkannya,” tambah Moya.

Membatasi imbal hasil obligasi dapat mengurangi daya tarik surat utang Departemen Keuangan AS dan menekan mata uang AS, meningkatkan daya pikat logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here