Mulai Mucikari, Ladies, Hingga Hidung Belang yang Ditangkap di Karaoke Eksekutif BSD Jalani Rapid Test di Bareskrim

Puluhan orang terdiri dari 47 "ladies" Karaoke Eksekutif Venesia BSD dan 17 saksi diperiksa di Bareskrim Polri. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Bintaro – Para saksi dan korban yang bekerja di Karaoke Eksekutif Venesia BSD, Tangsel, Banten, menjalani tes cepat Covid-19 di Bareskrim Polri setelah ditangkap di tempat hiburan malam itu.

“Hasil rapid test, 64 orang negatif (nonreaktif),” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo  melalui sambungan telepon, di Jakarta, Kamis(20/8).

Tes cepat merupakan prosedur yang harus dilaksanakan dalam penangkapan sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Puluhan orang itu terdiri dari 47 “ladies” Karaoke Eksekutif Venesia BSD dan 17 saksi.

“47 ‘ladies’ sebagai korban dan 17 orang, ada yang karyawan, security, mucikari, manajer dan lain-lain,” tutur Kasubdit III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Polri Kombes Pol John Weynart Hutagalung. Saat ini penyidik masih memeriksa mereka.

Sebelumnya penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menggerebek karaoke eksekutif Venesia BSD di Serpong Sub District, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (19/8) malam karena diduga melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus eksploitasi seksual pada masa pandemik Covid-19.

Operasi penggerebekan ini merupakan hasil kerja sama Bareskrim Polri bersama Pomdam Jaya.

Ada 64 orang terdiri dari para korban dan saksi yang bekerja di tempat hiburan malam itu langsung dibawa ke Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa karaoke eksekutif tersebut telah beroperasi sejak awal Juni 2020 hingga sekarang. Bahkan Venesia BSD memfasilitasi layanan seks bagi para pelanggannya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here