Pengusaha Muslim Yusuf Hamka Bangun Masjid Berarsitektur Tionghoa di Tol Desari

Tampilan Masjid Babah Alun di Tol Desari, Cilandak, yang diresmikan oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah di Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, Kamis (20/8). Foto: Diskominfo Jaksel

Indonesiainside.id, Jakarta – Bertepatan dengan Hari Libur Nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah, Pemerintah Kota Jakarta Selatan meresmikan masjid berarsitektur Tionghoa yang terletak di samping pintu gerbang Tol Desari, Kecamatan Cilandak, Kamis.

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali didampingi Asisten Kesejahteraan Rakyat, Sayid Ali, meresmikan masjid berarsitektur Tionghoa bernama Masjid Babah Alun. Peresmian turut dihadiri oleh Camat Cilandak Agus Gunawan, pemegang proyek tol, dan instansi terkait.

Masjid yang terletak di jalan Tol Desari tersebut dibangun oleh pemegang proyek pembangunan Tol Desari Cilandak, yakni PT Citra Waspphutowa.

Marullah berharap kehadiran masjid bergaya Tionghoa tersebut dapat menambah destinasi wisata religi di wilayah Jakarta Selatan, selain Masjid Agung Al Azhar dan masjid lainnya yang sudah ada lebih dulu.

“Saya mengapresiasi PT Citra Waspphutowa atas usahanya membangun masjid ini,” kata Marullah.

Pembangunan Masjid Babah Alun dimulai sejak dua tahun lalu. Dan saat ini pembangunan sudah hampir selesai walau masih ada pengerjaan.

Nuansa Pecinan terasa kental pada bangunan masjid, seperti pada bentuk atap, elemen-elemen dan struktur terbuka, serta penggunaan warna yang khas yakni merah menyala, dengan dinding berwarna putih gading, yang jadi ciri khas masyarakat Tionghoa.

Kusen pintu dibuat melingkar yang dihiasi ornamen Tionghoa berwarna merah dan kuning emas.

Nuansa Islami juga terasa di antara corak Tionghoa dengan hadirnya lukisan kaligrafi pada pintu masuk dan juga pilar masjid.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here