Vaksin Covid-19 Buatan China 14 Kali Lipat Lebih Mahal Dibanding Buatan Rusia

Vaksin Covid-19. Foto: xinhua

Indonesiainside.id, Jakarta – Liu Jingzhen, Presiden China National Pharmaceutical Corporation (Sinopharm), di Shanghai mengatakan bahwa harga jual untuk paket 2 dosis vaksin Covid-19 adalah sekitar 1.000 yuan (lebih) atau sekitar Rp 3,3 juta. Vaksin itu akan tersedia untuk dijual mulai Desember, lansir Guangming Daily, dikutip(20/8).

Tidak jelas apakah yang diumumkan Liu merupakan harga grosir atau eceran, tapi sejauh ini merupakan harga tertinggi yang dipublikasikan. Bahkan jika dibanding vaksin Covid-19 buatan Rusia, harga Sinopharm lebih mahal 14 kali lipat.

Beberapa perusahaan farmasi besar, seperti AstraZeneca dan Johnson & Johnson, mempertahankan prinsip tradisional menjual vaksin itu secara ‘nirlaba’, jadi mereka akan menjual produknya dengan harga terjangkau. Namun, mereka juga mendapat banyak bantuan dari pemerintah AS dan Inggris.

Perusahaan lain seperti Moderna, Pfizer, dan Merck mengatakan mereka akan tetap memasukkan keuntungan dari harga jual produk mereka.

Sejauh ini, vaksin termurah adalah produk Universitas Oxford yang bekerja sama dengan AstraZeneca, dengan harga 4 dolar Amerika per dosis, saat dijual kepada pemerintah.

Vaksin ini sedang dalam tahap akhir pengujian tetapi sejumlah pabrikan telah menandatangani kontrak untuk memasoknya ke pemerintah Inggris dan India.

Adar Poonawalla, CEO Indian Serum Institute, mengatakan harga vaksin yang mereka produksi untuk Universitas Oxford akan kurang dari 1.000 rupee atau Rp200 ribu jika dijual di India.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here