Pabrik Kimia Bocor, Warga China Beramai-ramai Menyelamatkan Diri

Dugaan kebocoran bahan kimia, warga China dievakuasi. Penampakan jalan yang padat akibat ketakutan masyarakat. Foto: Weibo/SCMP

Indonesiainside.id,Sichuan – Pada 20 Agustus, kepanikan meletus di jalan-jalan Leshan, Sichuan, China setelah sebuah pabrik kimia bocor dan warga dievakuasi.

Kejadian itu sempat ditutupi dari media oleh pemerintah komunis China.
Peristiwa di atas baru diberitakan oleh surat kabar Hoa Nam Morning (SCMP) hari Sabtu,(22/8) atau dua hari setelahnya.

SCMP menyatakan bahwa ketika informasi tentang kebocoran bahan kimia menyebar di jejaring sosial (Weibo), orang-orang Lac Son bergegas meninggalkan rumah mereka dengan mobil, sepeda atau cara lain yang dapat mereka temukan untuk seger menjauh dari sebuah insiden yang mereka pikir bisa berubah menjadi malapetaka.

Foto-foto beredar di Weibo diyakini sebagai upaya evakuasi warga Lac Son.

Di jejaring sosial Weibo, seorang saksi mengatakan bahwa dia telah melihat “kabut putih tebal” yang berasal dari sebuah pabrik kimia yang terletak di distrik Ngu Thong Kieu, kota Lac Son, sejak malam 19 Agustus 2020.

Otoritas setempat pada 21 Agustus kemudian meyakinkan penduduk kota. Mereka mengatakan telah melakukan penyelidikan dan tidak menemukan bahan kimia beracun yang bocor ke udara.

Namun, pihak berwenang mengakui sejumlah kecil gas hidrogen klorida lepas pada pagi hari tanggal 20 Agustus dari pabrik polysilicon. Kebocoran terjadi ketika sistem pengolahan gas buang pabrik tidak berfungsi karena listrik dan air padam.

Terlepas dari upaya pemerintah untuk meyakinkan opini publik, banyak orang yang skeptis.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here