WHO: Pengobatan Plasma Darah Untuk Covid-19 Tidak Efektif

Ilustrasi plasma darah dari pasien sembuh Covid-19. Foto: net

Indonesiainside.id, Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) percaya bahwa penggunaan plasma darah manusia yang diawetkan untuk pengobatan pasien Covid-19 tidak efektif, meskipun metode tersebut segera disetujui oleh AS.

Pada 24 Agustus, Soumya Swaminathan, kepala ilmuwan WHO, mengatakan bahwa hanya segelintir uji klinis plasma yang memberikan hasil yang valid. Bukti yang tersisa sejauh ini tidak cukup meyakinkan.

Menurut Swaminathan, uji coba dengan hasil yang positif hanya dilakukan dalam skala kecil, datanya belum dapat digunakan untuk membuat kesimpulan yang komprehensif.

“Saat ini, bukti reliabilitasnya sangat rendah. Kami merekomendasikan plasma sebagai tes, karena perlu evaluasi lebih lanjut dalam studi klinis acak,” katanya, dilansir vnexpress, Selasa(25/8).

Hasil dari bentuk pengobatan ini juga bertentangan. Sebuah analisis di China menunjukkan bahwa plasma manusia dari Covid-19 tidak membantu pasien lain untuk berkembang secara positif. Penelitian lain menunjukkan bahwa itu secara signifikan mengurangi risiko kematian.

Tantangan lainnya adalah menilai perbedaan kualitatif dalam plasma karena diperoleh dari banyak orang. Produk ini kurang terstandarisasi dibandingkan antibodi monoklonal di laboratorium.

Bruce Aylward, penasihat senior WHO, berbicara lebih banyak tentang risiko potensial, selain keefektifan metode ini.

“Masih ada beberapa efek samping, mulai dari demam ringan hingga kerusakan paru-paru parah, dan sirkulasi darah yang berlebihan. Jadi hasil uji klinis sangat penting,” ujarnya.

Konsep plasma menyusui sudah ada sejak lama, sering digunakan untuk mengobati penyakit menular. Hal ini muncul sebagai fenomena dalam pandemi, ketika para dokter terburu-buru untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang dengan Covid-19. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada 23 Agustus menyetujui penggunaan darurat metode ini.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here