Pasangan Bukan Muhrim Kesetanan, Bocah 6 Tahun Dianiaya, Tangan Dipelintir Hingga Patah, Muka Dimasukin Baskom Air

Dua pelaku keji ini merupakan ibu kandung korban dan kekasihnya. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Sampit – Seorang bocah perempuan berusia enam tahun di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, dianiaya dengan keji oleh dua tersangka yang kini sudah mendekam di Polres setempat untuk menjalani proses hukum.

“Penganiayaan yang terakhir ini mereka lakukan sebanyak tiga kali yaitu pada tanggal 17, 19 dan 21 Agustus hingga korban sampai patah tangan. Mungkin melihat kondisi itu, mereka kemudian menelantarkan korban di depan rumah orang dan mereka kabur,” kata Kapolres AKBP Abdoel Harris Jakin di Sampit, Selasa(25/8).

Tersangka merupakan ibu kandung korban dan kekasinya.

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, Nto dan Yan kepada polisi, pada 17 Agustus tersangka Nto mencubit korban sebanyak lima kali pada bagian punggung dan paha hingga korban menangis. Melihat itu, Yan malah ikut memarahi sang anak.

Selanjutnya pada 19 Agustus sekita pukul 15.00 WIB, Nto marah dan memukul muka korban sebanyak dua kali menggunakan tangan hanya karena bocah malang itu tidak mau disuruh tidur.

Tidak sampai di situ, tersangka juga memukul bagian belakang sebanyak tiga kali, menginjak perut serta memasukkan kepala korban ke dalam baskom berisi air.

Penyiksaan kembali terjadi pada 21 Agustus pukul 13.00 WIB. Saat itu korban diberi makan, kemudian muntah, diduga akibat sakit pada perut yang dialaminya setelah sebelumnya diinjak tersangka.

Melihat itu, Nto marah dan memukul muka korban menggunakan telepon seluler. Penganiayaan itu terlihat pada bekas luka yang terdapat di kening kiri korban.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here