Waspada, Harga Emas Terperosok Lagi

Ilustrasi emas batangan

Indonesiainside.id, Jakarta – Harga emas turun lagi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena meningkatnya optimisme atas hubungan perdagangan AS-China merusak daya tarik safe-haven logam mulia, sementara investor menunggu pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell minggu ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh 16,1 dolar AS atau 0,83 persen menjadi ditutup pada 1.923,10 dolar AS per ounce. Emas berjangka juga turun 7,8 dolar AS atau 0,4 persen menjadi 1.939,2 dolar AS pada Senin (24/8).

Emas berjangka naik tipis 0,5 dolar AS atau 0,03 persen menjadi 1.947 dolar AS pada Jumat (21/8), setelah jatuh 23,8 dolar AS atau 1,21 persen menjadi 1.946,50 dolar AS pada Kamis (20/8) dan anjlok 42,8 dolar AS atau 2,13 persen menjadi 1.970,30 dolar AS pada Rabu (19/8).

“Kami memiliki sedikit optimisme pada hubungan AS-China, sementara ada beberapa optimisme mengenai (pengobatan) virus corona … jadi, sedikit lebih kecil kebutuhan akan tempat berlindung yang aman,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Pejabat tinggi perdagangan AS dan China pada Selasa (25/8) menegaskan kembali komitmen mereka untuk kesepakatan perdagangan Fase 1, menambah berita positif atas kemajuan dalam mengembangkan pengobatan untuk Covid-19.

Pada Minggu (23/8), Presiden AS Donald Trump memuji izin Badan Pengawas Obat dan Makanan AS atas pengobatan virus yang menggunakan plasma darah dari pasien yang sembuh.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here