Survei Membuktikan Rakyat Indonesia Menilai China sebagai Musuh

Tangkapan layar tayangan video yang disiarkan MBC News tentang jenazah ABK Indonesia yang dilarung ke laut dari kapal Cina. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei terkait persepsi dan harapan publik terhadap kemerdekaan ke-75 Indonesia tahun 2020. Salah satunya tentang ancaman Indonesia dari negara luar.

Masyarakat Indonesia menilai China (31,5 persen) sebagai negara yang paling mengancam Indonesia saat ini. Disusul Amerika Serikat (10,8 persen), Malaysia (4,3 persen), Israel (3,9 persen), dan Myanmar (3,0 persen). Negara-negara itu berada bertengger di posisi lima besar.

Sekretaris Badan Pekerja Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan menilai hasil survei itu menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia cenderung melihat China sebagai musuh.

“Survei ini tunjukkan Rakyat kita memusuhi RRC. Mudah-mudahan seperti di Vietnam, keberanian bangsa kita ini terhadap China siap sampe titik darah penghabisan,” di akun Twitternya, Jumat (28/8).

Peneliti Median, Rico Marbun menyatakan, pihaknya memberikan pertanyaan kepada responden, “menurut anda, negara mana di dunia ini yang menjadi ancaman terbesar bagi Indonesia?”. Mereka ditanya secara spontan tanpa diberi daftar pilihan.

“Hasilnya, China menempati posisi pertama dengan perolehan 31,5% disusul Amerika Serikat (10,8%), Malaysia (4,3%), Israel (3,9%), dan Myanmar (3,0%) yang bertengger di posisi lima besar,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8).

Menurutnya ada tiga alasan teratas yang disampaikan responden terkait kekhawatiran terhadap China.

“Di posisi pertama karena kekhawatiran atas tenaga kerja asing China (19,2%), isu laut China Selatan (6,8%), dan membahayakan kedaulatan Indonesia (6,8%),” ujarnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here