Fadli Zon: KAMI Mewakafkan Diri Untuk Meluruskan Jalan yang Bengkok

Politisi Gerindra Fadli Zon. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR, Fadli Zon, mengatakan gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) adalah gerakan untuk menyelamatkan demokrasi dari ancaman minimnya checks and balances.

Ia mengatakan demokrasi sudah berjalan dua puluh tahun, namun hampir semua tuntutan rakyat saat itu kini sedang dipertentangkan lagi. Dulu rakyat menentang korupsi dan nepotisme, misalnya, namun kini korupsi dan tindakan menjurus nepotisme semakin sering terjadi.

“Jika gerakan semacam KAMI ini tidak muncul, maka demokrasi kita sebenarnya sedang berada dalam ancaman,” kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Ahad(30/8).

Pada saat kanal-kanal politik yang seharusnya dapat menyalurkan kegelisahan publik dianggap macet, ia menilai wajar muncul para tokoh dari masyarakat mendeklarasikan KAMI.

Ia mengatakan orang-orang yang mendeklarasikan KAMI bukan berarti pihak kalah, karena demokrasi tidak mengenal kalah dan menang.

Mereka yang ikut mendeklarasikan KAMI juga memiliki reputasi yang terhormat dalam pergerakan demokrasi di Indonesia dan dia menilai mereka mampu menjadi juru bicara bagi rakyat.

“Jadi, tokoh-tokoh yang mendeklarasikan KAMI kemarin bukanlah orang-orang kalah. Sebagian merupakan senior citizens yang punya reputasi terpuji. Mereka adalah orang-orang yang mewakafkan diri untuk meluruskan jalan yang bengkok. Dalam bingkai demokrasi, posisi mereka sangat terhormat,” ujar dia.

Ia mengatakan jangan sampai di masa demokrasi, justru juru bicara rakyat semakin sedikit. Sebab, itu dapat menjadikan kekuasaan akan sulit dikontrol oleh rakyat, yang telah memandatkannya kepada para penguasa.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here