BNPB Peringatkan Waspada Banjir Bandang dan Longsor

Banjir bandang sebelumnya yang terjadi di Kabupaten Lebak, Banten. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah bersiaga terhadap potensi bencana alam banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Pasalnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Indonesia pada akhir September ini.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan juga meminta agar pemerintah daerah terus memantau peringatan dini cuaca dan mengambil langkah mitigasi untuk mengurangi dampak serta risiko.

“Sebar luaskan informasi peringatan dini bahaya banjir, banjir bandang dan tanah longsor kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah yang berisiko tinggi,” kata Lilik melalui siaran pers, Kamis(24/9).

Terkait penanganan bencana di masa pandemi, Lilik mengatakan tempat evakuasi bagi masyarakat yang sehat dengan yang positif Covid-19 akan dipisahkan.

Saat ini, banjir dan longsor telah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia dalam empat hari terakhir.

BNPB melaporkan banjir dan tanah longsor melanda Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada Rabu sore akibat Sungai Paiman meluap.

Ada lima kecamatan terdampak yakni Koto XI Tarusan, Bayang Utara, Bayang, IV Jurai dan Batang Kapas.

Banjir dan tanah longsor juga terjadi di enam kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya pada Rabu sore.

“Beberapa rumah warga terendam dengan ketinggian muka air 30 hingga 50 sentimeter. Dampak lain yaitu longsoran yang menutup akses jalan nasional di Desa Gunung Samarinda,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here