Wasekjen MUI: Kenapa Banyak yang Marah Saat Komunis Disinggung?

Ustaz Tengku Zulkarnain. Foto: istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain mempertanyakan pihak-pihak yang gerah atas kewaspadaan terhadap bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI).

Mereka mempersoalkan pernyataan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo terkait waspada atas bangkitnya PKI.

Namun pernyataan itu dipelintir dan dikaitkan oleh sejumlah pihak dengan suksesi jabatan panglima TNI, padahal tidaklah demikian yang dimaksud Jenderal Gatot.

Lewat akun Twitternya, Kamis (24/9), Tengku mengeluarkan pernyataan tentang ‘Nalar Waras’. Siapa pun yang disinggung pasti akan marah.

Dalam konteks agama, Tengku mencontohkan dengan berbagai agama resmi yang ada di Indonesia.

“Umat Islam jika agamanya disinggung pasti marah. Umat Kristen juga jika agamanya disinggung pasti marah. Umat Hindhu, Budhha, dan Konghucu juga sama. Kenapa? Karena mereka semua pengikutnya,” tulis Tengku Zulkarnain, Kamis(24/9).

Tengku mengaitkannya dengan sejumlah orang yang marah saat ini lantaran Komunis tengah disinggung.

“Nah, kenapa banyak yang marah saat KOMUNIS disinggung? Siapa mereka? Ayo,” ujarnya.

Cuitan Wasekjen MUI ini mengundang berbagai reaksi publik. Beberapa warganet mengatakan bahwa mereka yang ikut marah saat komunis disinggung adalah para penganut paham komunis.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here