157 Pegawai KPK Telah Mengundurkan Diri hingga September 2020

KPK
Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/12). Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan sebanyak 157 pegawai di lembaga itu telah mengundurkan diri sejak periode 2016 hingga September 2020.

Pada 2016, sebanyak 46 pegawai mengundurkan diri yang terdiri dari pegawai tetap 16 dan pegawai tidak tetap 30 orang. Pada 2017 sebanyak 26 orang, 13 pegawai tetap dan 13 pegawai tidak tetap 13. Pada 2018, sebanyak 31 orang yang terdiri dari 22 pegawai tetap dan sembilan pegawai tidak tetap. Kemudian, pada 2019 sebanyak 23 orang yang terdiri dari 14 orang pegawai tetap dan sembilan pegawai tidak tetap.

“Tahun 2020 (Januari-September) ada 31 terdiri dari 24 pegawai tetap dan tujuh pegawai tidak tetap,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (26/9/20).

Menurut dia, pegawai yang mengundurkan diri masih wajar di banyak organisasi atau lembaga, termasuk juga di KPK. Alasan mereka mengundurkan diri beragam. Namun, lebih banyak karena ingin mengembangkan karir di luar instansi KPK.

“KPK mendukung pegawai yang ingin mengembangkan diri di luar organisasi dan bahkan mendorong para alumni KPK menjadi agen antikorupsi berbekal pengalaman di KPK,” ujar Ali.

Menurutnya, keputusan untuk keluar dari lembaga atau bertahan di lembaga untuk tetap berjuang dari dalam menjaga KPK sebagai garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di tengah kondisi yang tidak lagi sama adalah pilihan yang dapat dipahami sama-sama tidak mudah.

Sebelumnya, pegawai KPK sekaligus Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah juga telah mengajukan surat pengunduran diri pada 18 September 2020 kepada Pimpinan, Sekjen, dan Kepala Biro SDM KPK. Saat ini, surat pengundurannya tersebut sedang diproses di Biro SDM KPK.

Adapun salah satu alasan pengunduran diri Febri disebabkan kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK. Febri sebelumnya menjabat sebagai Juru Bicara KPK sejak 6 Desember 2016 hingga 26 Desember 2019, tidak lama setelah Firli Bahuri dilantik sebagai Ketua KPK. Febri menyatakan tugasnya sebagai Juru Bicara KPK telah selesai dan memilih untuk fokus menjadi Kepala Biro Humas KPK. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here