Diplomat Indonesia Tampar Vanuatu: Kalian Jangan Berkhayal Jadi Orang Papua

Diplomat Perwakilan Indonesia di PBB, Silvany Austin Pasaribu. Foto: YouTube

Indonesiainsie.id, Washington – Wakil Indonesia di Sidang Majelis Umum PBB ‘menampar’ balik wakil Vanuatu yang menuding adanya pelanggaran HAM di Papua. Vanuatu melontarkan tudingan itu terkait tewasnya pendeta Yeremia Zanambani di Intan Jaya, Papua.

Sebelumnya, Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman dalam Sidang Majelis Umum PBB menuduh adanya pelanggaran HAM di provinsi tersebut. Hal ini langsung disemprot oleh Diplomat Perwakilan Indonesia di PBB, Silvany Austin Pasaribu.

Bahkan, Silvany dengan tegas menyebut tindakan Vanuatu itu sangat memalukan di forum dunia. Silvany Austin Pasaribu menyatakan hal itu dalam hak jawab yang ditayangkan di akun Youtube PBB, Minggu (27/9).

“Sangat memalukan bahwa negara satu ini selalu memiliki obsesi berlebihan mengenai bagaimana Indonesia bertindak atau memerintah negaranya sendiri,” tegas Silvany.

Silvany menambahkan keheranannya dengan Vanuatu yang selalu ingin mengajari negara lain. Vanuatu juga gagal paham prinsip fundamental dari Piagam PBB.

Dalam Piagam PBB jelas disebutkan, setiap negara harus saling menghargai dan tidak ikut campur dalam urusan domestik negara lain. Setiap negara, harus saling menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lainnya.

Silvany dengan tegas meminta Vanuatu jangan mencoba-coba menggurui negara lain. Indonesia, selalu menjunjung tinggi HAM dan menganggap setiap manusia memiliki kedudukan sama di depan hukum.

Indonesia juga ikut serta dalam konvensi internasional untuk mengakhiri diskriminasi. Namun, sebaliknya Vanuatu tidak ikut menandatanganinya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here