Gunung Emas Perawan di Papua Punya Cadangan Menggiurkan

Gunung emas Blok Wabu, Papua. Foto: istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Aneka Tambang akan menggarap wilayah penambangan emas baru yang masih perawan di Papua. Wilayah ini disebut juga dengan gunung emas Blok Wabu.

“Dari Holding MIND ID, yang ahli emas adalah Antam, maka pengelolaan nantinya akan diserahkan kepada Antam,” kata Direktur Utama Inalum Orias Petrus selaku pimpinan holding BUMN pertambangan dalam RDP dengan Komisi VI, DPR, di Jakarta, Selasa.

Antam akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dalam mengelola tambang emas tersebut.

Ia menjelaskan saat ini pengelolaan tambang emas itu masih dalam tahap awal. Blok Wabu memiliki potensi emas yang diperkirakan mencapai 8,1 juta troy ounce.

Area tersebut merupakan lahan bekas PT Freeport, namun belum sempat dieksploitasi untuk diproduksi kandungannya.

Blok Wabu dikembalikan Freeport kepada negara secara resmi pada 2015. Blok Wabu diperkirakan berisi potensi kandungan emas sebesar 4,3 juta ore.

Namun lokasi Blok Wabu berada pada wilayah yang sulit diakses, meski cadangan emasnya tinggi.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengirim surat ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif soal pengelolaan tambang yang belum digarap Freeport.

Hal ini agar PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) selaku BUMN tambang bisa mengelola eks lahan tambang yang diserahkan Freeport.

Ternyata, tambang itu bukan lah area Grasberg yang masih dioperasikan Freeport, melainkan sebuah gunung emas perawan bernama Blok Wabu di Papua yang diserahkan ke pemerintah sebagai kewajiban penciutan lahan operasi tambang perusahaan.

Saat itu luas lahan tambang Freeport mencapai 212.950 hektar, lalu diciutkan menjadi 90.360 hektar.

Blok Wabu diperkirakan memiliki luas 10.700 hektar dan potensi sebesar 4,3 juta ton bijih emas berkadar emas (Au) 2,47 gram per ton.

“Makanya kita kirim surat ke Menteri ESDM, sebagai perusahaan BUMN kita mengharapkan, kami koordinasi juga dengan Kepala BKPM agar alokasi yang sudah diberikan Freeport kepada negara, diprioritaskan kepada BUMN untuk masalah pengelolaan emas itu. Sehingga kita secara konkret Antam ini bukan trading company, tapi juga perusahaan tambang emas,” kata Erick dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI, Selasa (22/9).
(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here