Detik-Detik Jenderal Gatot Nurmantyo Dihadang Dandim Jakarta Selatan Saat Ziarah di TMP Kalibata

Detik-detik Jenderal Gatot Nurmantyo dihadang Dandim Jakarta. Foto: YouTube TVOne

Indonesiainside.id, Jakarta – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengalami perlakuan yang menyedihkan saat hendak melakukan ziarah dan tabur bunga di makam para pahlawan revolusi dalam rangka memperingati G30S/PKI.

Jenderal Gatot yang hadir bersama para jenderal purnawirawan TNI dihadang oleh Dandim saat mau masuk ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu(30/9).

Peristiwa ini bermula saat mereka hendak masuk ke dalam Taman Makam Pahlawan Kalibata yang sudah dihadang oleh ratusan anggota kepolisian. Namun, Jenderal Gatot Nurmantyo tidak merasa gentar dan terus melaju masuk.

Kemudian Jenderal Gatot akhirnya dihadang oleh Dandim 0504/Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana yang meminta agar tidak membawa massa yang cukup banyak masuk ke TMP Kalibata.

“Sesuai ketentuan tidak boleh membawa lebih dari 30 orang, Pak,” katanya kepada Jenderal Gatot .

Terjadilah kemudian saling adu argumen mereka berdua. “Ini di makam pahlawan ya. Anda punya Sapta Marga, sumpah prajurit. Anda bertanggungjawab kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kami purnawirawan akan menghormati para pahlawan yang jadi korban G30S/PKI,” kata Gatot.

Setelah beradu argumen dengan Dandim, para purnawirawan TNI akhirnya diperbolehkan masuk ziarah secara bergantian. Namun pembatasan hanya 30 orang yang boleh masuk itu lantas mendapatkan reaksi dari para purnawirawan jenderal.

Itu karena, Dandim meminta semua yang hadir untuk membubarkan diri, sementara kelompok yang mengaku ‘mahasiswa’ yang tengah berorasi di depan TMP Kalibata masih dibiarkan dan tidak dibubarkan.

Hingga kemudian anggota FKPPI merangsek mendatangi para pendemo yang membuat para remaja itu kabur tunggang langgang.

Dalam kegiatan acara tabur bunga ini, tampak juga Letnan Jenderal Marinir (purn) Suharto, dan para purnawirawan pati, pamen TNI yang menyertai Jenderal Gatot Nurmantyo. Para mantan petinggi TNI ini sempat dihalang-halangi ketika membacakan sebuah pernyataan.

Para purnawirawan TNI ini mengaku geram dengan tindakan dan penghinaan yang dilakukan pendemo yang menyebut Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai (maaf) anj*ng.

(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here