Drone Azerbaijan Ditembak Jatuh Pertahanan Udara Armenia

Sisa rudal yang jatuh di Nagorno-Karabakh. Foto: twitter

Indonesiainside.id, Jakarta – Pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia meluas dari wilayah sengketa Nagorno-Karabakh, ketika pemerintah di Yerevan mengklaim telah menembak jatuh empat drone Azerbaijan setelah serangan udara menewaskan seorang pria di dalam wilayah Armenia.

Otoritas Armenia mengatakan bahwa empat drone yang dioperasikan oleh Azerbaijan muncul pada Kamis di langit di atas provinsi Kotayk yang berbatasan dengan ibu kota negara, serta provinsi Gegharkunik di seberang perbatasan dari Nagorno-Karabakh.

Tiga dari mereka telah dihancurkan pada hari sebelumnya, dan yang keempat ditembak jatuh di dekat Yerevan pada malam hari, Perdana Menteri Nikol Pashinyan mengumumkan di Facebook. Video ledakan dengan cepat menyebar ke media sosial.

“Tetap tenang, pertahanan udara sedang bekerja,” tulis perwakilan Kementerian Pertahanan Armenia Artsrun Hovhannisyan di Facebook, mendesak penduduk Yerevan untuk tidak panik. “Terkadang rudal pertahanan udara mengeluarkan banyak suara, tapi jangan khawatir. Mereka efektif. ”

Salah satu drone telah menembakkan rudal ke desa Mets Masrik, dekat perbatasan dengan Nagorno-Karabakh, menewaskan seorang pria berusia 53 tahun dan melukai dua warga sipil, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Shushan Stepanyan. Desa terdekat Shatvan, juga di dalam Armenia, diserang artileri.

Insiden-insiden tersebut merupakan eskalasi pertempuran, yang sebelumnya terbatas di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh. Gejolak terbaru dimulai pada hari Minggu, dengan kedua belah pihak saling menyalahkan atas kekerasan tersebut. Operasi militer Azerbaijan secara terbuka didukung oleh Ankara, dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa “pendudukan Karabakh harus diakhiri.”

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here