‘No Swab’, Inggris Uji Coba Tes Corona dengan Air Liur, Berpotensi Temukan Orang Tanpa Gejala

Pengumpulan contoh air liur untuk dites di laboratorium. Foto: BBC

Indonesiainside.id, London – Inggris tengah mengujicoba tes virus corona dengan air liur tanpa usap atau “no swab”. Tes ini memungkinkan orang mengumpulkan sampel mereka sendiri di rumah dengan meludah ke dalam sebuah wadah.

Lebih dari 14.000 staf dokter umum dan pekerja esensial lainnya, bersama dengan orang-orang yang tinggal bersama mereka, akan ambil bagian dalam uji coba itu.

Percobaan perdana, yang dipimpin oleh Southampton University, akan berjalan selama empat minggu.

Para ahli berharap tes air liur ini akan menjadi pilihan yang lebih mudah bagi orang-orang – melihat tes swab bisa jadi tidak nyaman bagi beberapa orang karena alat tes itu perlu masuk jauh ke hidung dan tenggorokan.

Tes air liur ini dirancang untuk mengidentifikasi apakah seseorang terinfeksi dengan virus corona.

Peserta uji coba, termasuk beberapa staf universitas dan mahasiswa, akan memberikan sampel air liur secara mingguan untuk pengujian di laboratorium.

Kit pengujian akan dikirimkan ke rumah atau tempat kerja mereka dan kemudian dikumpulkan oleh staf tim uji coba atau dikembalikan ke lokasi yang disepakati.

Uji air liur ini berpotensi menemukan orang yang terinfeksi tetapi tidak memiliki gejala, namun masih berisiko menularkan penyakit kepada orang lain, lansir BBC News, beberapa waktu lalu.

Tes usap atau swab bisa jadi dianggap tak nyaman oleh sejumlah orang karena alat pengujian masuk dari hidung hingga ke tenggorokan. Foto: BBC
DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here