Situasi Sudah Aman, Menkopolhukam ‘Sentil’ Keberadaan Bupati Intan Jaya

Situasi Papua setelah adanya kasus penembakan. Foto: Courtesy Polda Papua

Indonesiainside.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menegaskan, kepolisian masih berupaya mengungkap peristiwa pembunuhan di Intan Jaya Papua. Pemerintah juga akan membentuk tim gabungan untuk mencari fakta-fakta terkait kasus ini.

Hal ini setelah dua warga sipil dan dua anggota TNI meninggal dalam peristiwa tengah bulan lalu. Hasil pencarian fakta tim ini nantinya akan dilaporkan ke presiden melalui Menko Polhukam.

“Selain melibatkan pejabat-pejabat terkait, juga tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan akademisi yang akan segera dibentuk dalam waktu singkat ini,” jelas Mahfud dalam konferensi pers online, Kamis (1/10).

Mahfud menambahkan situasi di Kabupaten Intan Jaya sudah aman. Ia juga meminta bupati setempat memimpin daerahnya secara langsung untuk menjaga keamanan tetap kondusif. Sebab, menurut informasi yang diterimanya, bupati Intan Jaya tidak sedang berada di wilayahnya.

Kendati sudah aman, Mahfud menuturkan aparat mengalami kesulitan untuk melakukan penegakan hukum. Sebab, keluarga korban tidak mengizinkan aparat untuk memeriksa jenazah korban.

“Sementara kelompok bersenjata menyebarkan foto-foto jenazah tentang terbunuhnya orang ini. Lalu dikatakan TNI yang melakukan, itu kan tidak benar. Nah kadangkala kita disesatkan oleh narasi yang dibuat sepihak,” tambah Mahfud.

Mahfud menyatakan peristiwa seperti ini kerap terjadi menjelang Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Medeka (OPM) pada 1 Desember. Ia menuding peristiwa ini terjadi karena ada orang yang ingin memisahkan Papua dari Indonesia.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here