Suhendra: Empat Bulan Lalu, Saya Sudah Ingatkan Ada Gerakan Makar

suhendra Hadikuntono
Tokoh Intelijen Suhendra Hadikuntono (kiri), Presiden Joko Widodo, dan Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al-Haythar. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Analisis Pengamat Intelijen Suhendra Hadikuntono yang mensinyalir ada gerakan bawah tanah atau klandestein untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo satu persatu mulai terbukti. Menurutnya orang-orang yang ingin menjatuhkan presiden terus berusaha membuat kisruh masyarakat dan antaraparat keamanan.

“Gerakan ini nyata apa adanya, kita semua tidak boleh tutup mata dan mengatakan semua baik-baik saja. Gerakan ini memakai isu komunisme hingga Covid-19, bahkan tak segan-segan menyebarkan hoaks apapun di masyarakat supaya membuat kisruh dan benci terhadap pemerintah. Saya sudah ingatkan ini empat bulan lalu,” kata Suhendra, Jum’at (2/10).

“Kita lihat di medsos di dunia nyata, hampir setiap detik banyak akun dan orang yang menyebarkan kebencian ke pemerintah. Padahal saat ini kita sedang berjuang bersama melawan Covid-19, tapi masih saja ada para tokoh yang keliling ke daerah-daerah menyebarkan virus kebencian,” imbuhnya.

Dia menjelaskan gerakan-gerakan yang ingin menjatuhkan pemerintahan Presiden Joko Widodo merupakan sinyal yang harus diantisipasi oleh perangkat Negara seperti TNI/POLRI. Untuk itu, kata dia, di Indonsia harus ada langkah-langkah preventif yang dilakukukan dalam menjaga NKRI dari gejolak politik dan perpecahan.

“Saya percaya Presiden Jokowi tahu dan tidak akan tinggal diam melihat meraka yang ingin memecah belah Indonesia. Baik melalui hoaks lewat media sosial maupun demo turun ke jalan atau menghasut masyarakat untuk melawan pemerintah,” kata dia.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here