Pimpinan Separatis Nagorno-Karabakh Luka Parah Setelah Bunker Persembunyiannya Dihantam Roket Azerbaijan

Ilustrasi bom bunker

Indonesiainside.id, Baku – Arayik Harutyunyan, pemimpin separatis Nagorno-Karabakh dukungan Armenia atau yang disebut sebagai “Republik Artsakh,” dilaporkan terluka parah setelah Azerbaijan menghantam bunker tempat dia bersembunyi.

Informasi itu dilansir ajudan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev Hikmet Hajiyev dalam sebuah pernyataan setelah Azerbaijan melakukan serangan balasan atas Armenia yang telah menyasar kota Ganja.

“Pertama-tama, Arayik Harutyunyan, kamu tidak berada di garis depan pertempuran. Tapi bersembunyi di bunker. Tapi Angkatan Bersenjata Azerbaijan memukulmu di bunker tempat kamu bersembunyi. Setelah serangan rudal, Arayik Harutyunyan terluka parah,”katanya saat konferensi pers.

“Dia dihukum atas kejahatan yang dilakukan terhadap kota Ganja dan wilayah sipil lainnya,” tambahnya.

“Pelaku lain, penjahat perang lainnya juga akan dihukum secepatnya,” kata Hajiyev.

Harutyunyan disebut “presiden” dari negara proxy yang didirikan oleh Armenia di wilayah Azerbaijan yang direbut secara ilegal. Daerah di bawah kendali separatis tidak diakui sebagai negara berdaulat oleh negara mana pun di dunia termasuk Armenia, yang khawatir tindakan seperti itu akan memicu perang penuh dengan Azerbaijan.

Kementerian luar negeri Azerbaijan mengatakan pada Ahad(4/10) bahwa satu warga sipil meninggal dan empat lainnya cedera dalam serangan rudal Armenia di Ganja, ketika pertempuran meningkat di wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan.

Dalam pernyataan yang diposting di situs webnya, Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan Ganja, merupakan sebuah kota berpenduduk lebih dari 330.000 lebih di barat negara itu, dan beberapa daerah sipil lainnya telah diserang oleh roket dan tembakan militer Armenia.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here