Tanggapi Kejadian TMP Kalibata, Mantan Kepala Staf Garnisun: Harusnya Difasilitasi Bukan Mengadang

Tangkapan kanal YouTube Hersubeno Point.

Indonesiainside.id, Jakarta – Mantan Kepala Staf Garnisun Jakarta, Mayor Jenderal TNI (purn) Priyanto menyesalkan terjadinya pengadangan kegiatan ziarah para purnawirawan TNI yang dipimpin Jenderal Gatot Nurmantyo oleh Dandim Jakarta Selatan, Kolonel Inf Ucu Yustiana. Menurutnya tugas garnisun itu memfasilitasi bukan malah mengadang.

“Harusnya membantu (mem)fasilitasi, adakan koordinasi ya kan.. habis itu mencegah agar tidak ada konflik, kemarin kan agak ribut,” katanya.

Dijelaskannya, fungsi Garnisun adalah memberikan fasilitas kepada siapa saja yang akan melakukan ziarah ke TMP, memberikan petunjuk, mengarahkan dan membantu agar kegiatan mereka itu terlaksana dengan baik.

Bantuan ini juga diberikan kepada siapa saja, termasuk non TNI. “Mau PGRI, atau karang taruna, atau PKK atau apalah namanya boleh. Membantu ya, bukan menghalangi, tapi membantu mereka, memfasilitasi,” katanya dalam Kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Ahad(4/10).

Mantan Wakil gubernur DKI Jakarta ini juga mengkritisi perintah atasan yang diterima Dandim Jakarta Selatan hingga berani menghalangi kegiatan Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara (PPKN).

“Di sini lah yang menjadi pokok persoalannya, ini perintah atasannya apa? Sebab begini, kegiatan ini (PPKN) sudah jelas diketahui. Ini ada undangannya kok…Undangannya ini tersebar luas, saya juga dapat. Jadi ada apel besar Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara disingkat PPKN. Dari namanya saja, masa terlarang?,” tegasnya

Poin pertama Purnawirawan, kedua Pengawal Kedaulatan Negara, lantas apanya yang dipertanyakan? Mengapa harus dandim mengadang?.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here