Hidayat: Pancasila Dirumuskan Tokoh Bangsa dan Umat Islam, Tak Mungkin Menghadirkan Mudharat

Hidayat Nur Wahid. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan, tidak sulit untuk memahami dan menjalankan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa dan bernegara. Menurut dia, hal itu karena Pancasila digali dari masyarakat Indonesia dan dirumuskan oleh para bapak bangsa Indonesia.

“Pancasila lahir dari bangsa Indonesia sehingga memahami Pancasila sesungguhnya tidak rumit dan melaksanakan Pancasila juga tidak sulit,” kata HNW dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (6/10).

Hidayat mengatakan, Pancasila telah disiapkan bapak bangsa yang di antaranya terdiri dari para tokoh ulama, tokoh Ormas, tokoh NU, tokoh Muhammadiyah, Masyumi, dan lainnya. Karena itu wajar apabila Pancasila dilaksanakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk menjaga NKRI dan mengisi kemerdekaan Indonesia.

“Di antara mereka yang terlibat menyiapkan Pancasila adalah para tokoh bangsa, termasuk juga dari umat Islam, maka tidak mungkin Pancasila menghadirkan mudharat,” ujarnya dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR di Cilegon, Banten, Senin (5/10/2020). Sosialisasi Empat Pilar MPR itu atas kerjasama MPR dan Ikadi Cilegon juga menghadirkan narasumber anggota MPR dari Fraksi PKS, Jazuli Juwaini.

Dia menyinggung soal pemakaian bahasa Indonesia. “Pancasila tidak menggunakan bahasa Inggris, atau Perancis, atau bahasa Sansekerta. Tetapi menggunakan bahasa Indonesia yang dipahami rakyat Indonesia,” katanya.

Dia menyebutkan tiga tokoh dari Banten yang terlibat dalam BPUPKI untuk mempersiapkan Indonesia merdeka dan menyiapkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara Indonesia. Ketiga nama itu adalah pertama, Prof Dr Husein Djajadiningrat yang merupakan anggota BPUPKI dan juga tokoh dari Banten, serta orang pribumi pertama yang mendapat gelar doktor dan guru besar.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here