Teliti “Lubang Hitam”, Trio Ilmuwan Memenangkan Hadiah Nobel Fisika

Tiga Ilmuwan peraih hadiah nobel fisika

Indonesiainside.id, Stockhom–Roger Penrose dari Inggris, Reinhard Genzel dari Jerman dan Andrea Ghez dari Amerika Serikat (AS) dinobatkan sebagai penerima Hadiah Nobel Fisika 2020 untuk riset “lubang hitam”. Formasi lubang hitam mendukung teori relativitas umum Einstein, kutip AFP.

“Penghargaan Nobel Fisika tahun ini diberikan untuk bagian paling gelap dari alam semesta“ ujar Komite Nobel pada saat mengumumkan penghargaan di Stockholm dikutip DW.

Penrose, 89, diberikan penghargaan karena studinya menunjukkan teori relativitas umum mengarah pada pembentukan lubang hitam. Sedangkan Genzel, 68, dan Ghez, 55, menerima penghargaan yang sama untuk penelitian mereka pada benda-benda yang sangat berat dan orbit bintang tak terlihat di galaksi kita.

Ghez, yang bekerja sebagai Profesor Fisika dan Astronomi di Universitas California, adalah wanita keempat yang dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika sejak 1901.  Istilah lubang hitam mengacu pada titik di ruang angkasa di mana materi dikompresi untuk menghasilkan medan cahaya gravitasi yang tidak dapat ditembus.

Pada tahun 1965, Penrose yang berbasis di Universitas Oxford menggunakan pemodelan matematika untuk membuktikan bahwa titik-titik hitam dapat diproduksi sementara Genzel dan Ghez memimpin penelitian yang berfokus pada area yang disebut Sagitarius A di pusat Galaksi Bima Sakti sejak awal 1990-an. Ketiganya akan berbagi hadiah uang sekitar 1,1 juta AS Dolar dan sebagian akan diberikan kepada Penrose.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here