Sepuluh Orang Pendemo Tolak UU Cipta Kerja Masih Ditahan Polda Lampung

Demo protes UU Cipta Kerja di Bandarlampung. Foto: antara

Indonesiainside.id, Lampung – 272 orang yang diamankan dari dua hari aksi massa menolak UU Cipta Kerja pada 7-8 Oktober 2020, ada 262 orang di antaranya telah dipulangkan atau dibebaskan. Namun, 10 orang masih ditahan.

“Pada aksi massa pertama polisi mengamankan 24 orang yang terdiri dari mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum. Ke-19 orang yang diamankan tersebut sudah kami pulangkan,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung, Jumat.

Sedangkan pada aksi massa kedua pada Kamis (8/10) polisi mengamankan 248 orang dan memulangkan 243 orang di antaranya karena unsur-unsur pidana tidak terpenuhi.

“Mereka yang kami pulangkan sudah diterima oleh orang tua, guru, wali murid, perwakilan sekolah dan kampusnya serta tetap harus melakukan wajib lapor,” kata dia.

Kemudian, kata dia, untuk sisanya 10 orang masih ditahan karena mereka patut diduga tersangka sebab telah memenuhi unsur tindak pidana Pasal 170 KUHP, yakni adanya suatu gerakan dan tindakan yang dilakukan secara terbuka dan bersama-sama dengan unsur kekerasan.

“Jadi pada aksi massa pada Rabu (7/9) ada lima orang yang masih kami tahan mereka berstatus tiga pelajar, satu masyarakat umum dan satu laginya anak putus sekolah,” kata dia.

Sedangkan, lima orang yang masih ditahan pasca aksi massa kedua pada Kamis (8/9) dua orang diantara mereka positif memakai narokba setelah dilakukan tes urine, sementara itu tiga lainnya terbukti membawa bahan bakar jenis pertalite yang masih dalam penyelidikan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here