Aliansi Nasional Anti Komunis Serukan Aksi Besar-besaran Tolak UU Cipta Kerja

Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak bersama Ketum FPI KH Shobri Lubis dan Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif. Foto: Dok GNPF

Indonesiainside.id, Jakarta – Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak NKRI) mengeluarkan instruksi kepada seluruh perwakilan di seluruh wilayah nusantara untuk melaksanakan aksi besar-besaran menolak UU Cipta Kerja atau omnibus law.

Seruan aksi yang ditujukan kepada Korwil dan Korda di seluruh Indonesia itu agar dilaksanakan pada Selasa, 13 Oktober 2020 di wilayah masing-masing.

Selain menyuarakan penolakan, mereka juga menuntut agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu membatalkan UU Ciptaker yang baru disahkan DPR, Senin(5/10) lalu.

Dalam selebaran yang diterima oleh redaksi, Sabtu(10/10), mereka menyerukan agar “tidak pulang sebelum UU Ciptaker tumbang,”.

Selebaran yang diterima redaksi

Sebelumnya, sejumlah ormas Islam yaitu FPI, GNPF Ulama, PA 212, dan HRS Center tegas menyuarakan dukungan terhadap aksi yang dilakukan oleh mahasiswa, buruh dan masyarakat yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR RI, Senin(5/10).
Keberadaan regulasi ini dinilai akan memperkuat cengkeraman oligarki asing dan aseng di Indonesia yang ujungnya merugikan rakyat. Mereka juga mendesak agar semua pendemo yang ditahan agar dilepaskan.

Berikut pernyataan sikap lengkapnya:

1. Mendukung aksi buruh, mahasiswa dan pelajar dalam memperjuangkan penolakan
terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) maupun aksi-aksi dalam segala bentuknya baik berupa mogok maupun hak untuk menyatakan pendapat, berserikat dan berkumpul menyuarakan kepentingan rakyat.

2. Menasehati dan meminta rezim beserta seluruh lembaga dan aparat negara untuk
menghentikan kezdaliman terhadap rakyat sendiri.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here