Baru Satu Jam Gencatan Senjata, Armenia Azerbaijan Saling Berbalas Roket

Perundingan kedua negara yang diprakarsai Rusia di Moskow.

Indonesiainside.id, Jakarta – Gencatan senjata sementara antara Armenia dan Azerbaijan dengan prakarsa Rusia dimulai setelah pertempuran sengit selama hampir dua minggu di wilayah Nagorno-Karabakh yang disengketakan.

Namun kurang dari satu jam setelah gencatan senjata, yang mulai berlaku pada tengah hari waktu setempat (08:00 GMT), masing-masing pihak menuduh adanya pelanggaran.

Armenia dan Azerbaijan saling tuding membombardir wilayah sipil menjelang gencatan senjata. Armenia menghujani wilayah Azerbaijan dengan roket dan sebaliknya Azerbaijan membalas hal serupa, lansir BBC, Sabtu(10/10).

Gencatan senjata itu sebenarnya bertujuan untuk memungkinkan pertukaran tahanan dan pengembalian jenazah.

Hal itu disetujui melalui 10 jam pembicaraan yang alot di ibu kota Rusia, Moskow, yang kemudian oleh Menteri Luar Negeri Armenia Zohrab Mnatsakanyan digambarkan sebagai “situasi yang agak sulit”.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kedua negara saat ini akan memulai pembicaraan “substantif”.

Lebih dari 300 orang tewas dan ribuan mengungsi sejak kekerasan terakhir dalam konflik berkepanjangan yang meletus pada 27 September.

Nagorno-Karabakh dijalankan oleh etnis Armenia meskipun secara resmi merupakan bagian dari Azerbaijan.

Kedua bekas republik Soviet saling menyalahkan atas pecahnya kekerasan terbaru – yang terburuk dalam beberapa dekade.

Rusia memiliki pangkalan militer di Armenia dan keduanya merupakan anggota aliansi Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO).

Namun Moskow juga memiliki hubungan baik dengan Azerbaijan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here