Anwar Ibrahim: Pemerintahan Baru Akan Diisi Mayoritas Muslim dan Etnis Melayu

Anwar Ibrahim (usnews)

Indonesiainside.id, Kuala Lumpur – Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan telah menyerahkan dokumen sah terkait dukungan mayoritas parlemen kepada dirinya untuk menjadi perdana menteri kepada Yang di-Pertuan Agong dalam pertemuan pada Selasa.

“Ini mencapai lebih dari 120 anggota parlemen,” ujar Anwar Ibrahim dalam konferensi pers di Kuala Lumpur.

Jika menjadi perdana menteri, Anwar mengaku pemerintahan baru yang akan dipimpinnya tetap diisi mayoritas Muslim dan etnis Melayu. “Tapi saya ingin tegaskan bahwa jaminan hak semua warga negara tetap dilindungi,” kata Anwar.

Anwar juga berjanji membangun pemerintahan inklusif saat menakhodai Malaysia. “Saya tidak bisa menolak siapa pun yang ingin berkontribusi kepada negara ini,” kata dia.

Anwar Ibrahim mengatakan Raja kini akan memeriksa dokumen-dokumen tersebut selama beberapa hari ke depan dan memanggil para pemimpin partai untuk menyampaikan pendapat mereka.

“Tapi karena Yang di-Pertuan Agong akan memanggil pimpinan partai, sudah sewajarnya kita bersabar, memberi ruang dan kewenangan bagi Agong untuk memutuskan,” ucap ketua oposisi Pakatan Harapan itu.

Namun demikian, Presiden Partai Keadilan Rakyat ini mengklaim pemerintahan Perikatan Nasional yang dipimpin oleh Muhyiddin Yassin telah jatuh.

Sebelumnya, Polisi Malaysia akan memanggil Anwar Ibrahim untuk dimintai keterangan menyusul laporan dari politisi Umno mengenai bocornya 121 anggota parlemen yang diklaim mendukung dirinya sebagai perdana menteri baru.

Dari daftar 121 anggota parlemen yang diduga mendukung Anwar, 22 orang berasal dari partai politik Umno.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here