Fadli Zon Kutuk Aksi Represif Polisi ke Markas PII dan GPII

Fadli Zon
Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/1). Foto: Muhajir/ Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Fadli Zon mengkritik aksi brutal aparat kepolisian atas anggota dan Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) dan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dalam aksi demo menolak UU Cipta Kerja, Selasa(13/10) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Pak Kapolri, tindakan polisi represif n brutal pd PII n GPII jelas salah n melanggar HAM,” kata Fadli Zon di Twitternya, Rabu(14/10).

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen ini juga mengutuk aksi aparat di kantor PII dan GPII.

“Sbg mantan pengurus pusat GPII sy ikut mengutuk perbuatan tsb. @DivHumas_Polri,” postingnya.

Sebelumnya, Kantor Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PP GPII) yang beralamat di Jalan Menteng Raya Nomor 58, Jakarta Pusat, mengalami kerusakan akibat aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja, Selasa (13/10).

Pengurus GPII menyatakan kantor tersebut dirusak aparat kepolisian. Selain kantor yang dirusak, juga ada anggotanya yang ditangkap. Total ada 6 kader GPII juga ditangkap.

“Total ada 16 orang yang ditangkap, 6 orang kader GPII, dan 10 orang kader PII. Kami memang beda organisasi, tapi kami satu rumpun. Mereka saat ini di Polda,” kata Koordinator Pusat Brigade GPII, Saipul Aman, Rabu (14/10).

Ketua Umum PP GPII Masri Ikoni mengecam keras tindakan represif aparat yang merusak kantor GPII dan menegaskan bahwa kadernya bukanlah pelaku rusuh demo kemarin.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here