ICW Ungkap Dua Momen Keserakahan KPK Pimpinan Firli Bahuri

Helikopter mewah yang ditumpangi Ketua KPK bersama keluarganya saat melakukan perjalanan ziarah ke Baturaja. Foto: Dok MAKI

Indonesiainside.id, Jakarta – Indonesia Corruption Watch (ICW) memperingatkan KPK atas nilai-nilai integritas, salah satunya kesederhanaan dalam pengadaan mobil dinas jabatan untuk pimpinan, dewan pengawas, dan pejabat struktural di lingkungan KPK. Apalagi tidak ada prestasi menonjol yang dilakukan KPK selama dipimpin Firli Bahuri.

“KPK pada dasarnya dilahirkan dengan semangat pemberantasan korupsi serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, salah satunya kesederhanaan,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana melalui keterangannya di Jakarta, Kamis(15/10).

Ia pun mengungkapkan nilai integritas itu makin pudar pada era kepemimpinan Firli Bahuri saat ini.

“Namun, seiring dengan berjalannya waktu, nilai itu makin pudar, terutama pada era kepemimpinan Firli Bahuri,” ujar Kurnia.

ICW mencatat terdapat dua momen yang menunjukkan keserakahan dari pimpinan KPK, yakni pertama, saat tetap melanjutkan pembahasan kenaikan gaji pimpinan KPK; kedua, ketika mengusulkan anggaran untuk membeli mobil dinas seharga Rp1 miliar.

“Akan tetapi, praktik hedonisme semacam ini tidak lagi mengagetkan. Pasalnya, Ketua KPK-nya saja Firli Bahuri telah menunjukkan hal serupa saat menggunakan moda transportasi mewah helikopter beberapa waktu lalu,” ucap Kurnia.

Menurut dia, sebagai pimpinan lembaga antikorupsi, semestinya mereka memahami dan peka bahwa Indonesia saat ini sedang dilanda wabah COVID-19 yang telah memporak-porandakan ekonomi masyarakat.

“Tidak etis jika malah meminta anggaran untuk pembelian mobil dinas seharga miliaran rupiah tersebut,” tuturnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here