Sasar Media dan Warga Sipil, Militer Armenia Lakukan Kejahatan Perang

Koresponden perang AZTV berdiri di kendaraannya yang rusak terkena serangan Armenia. Foto: DS

Indonesiainside.id, Jakarta – Militer Armenia menargetkan jurnalis Azerbaijan yang melaporkan serangan terhadap warga sipil di kota Tartar, lansir Anadolu Agency (AA) melaporkan Selasa(13/10).

Koresponden perang AZTV televisi negara Azerbaijan, Elnur Tofig, mengatakan kepada AA bahwa mereka merekam video sebuah sekolah yang menjadi sasaran militer Armenia di desa Duverli ketika serangan itu terjadi.

Dia menyebutkan bahwa tembakan militer Armenia menyebabkan langit-langit sekolah runtuh.

“Kami segera meninggalkan gedung sekolah, tetapi peluru lain jatuh di dekat area tempat kendaraan kami diparkir,” kata Tofig, menambahkan bahwa ledakan lain terjadi saat mereka mencoba mencapai kendaraan. Pengemudi kendaraan dan warga sipil lainnya terluka dalam serangan itu.

Setelah serangan itu, para jurnalis kembali ke pusat kota Tartar dengan membawa korban luka.

“Syukurlah kami baik-baik saja. Serangan mereka jelas menargetkan warga sipil dan permukiman, tetapi hari ini kami menjadi sasaran saat melaporkannya, ”kata Tofig, dilansir DailySabah, Kamis(15/10).

Wartawan Azerbaijan itu menambahkan bahwa mereka belum tergoyahkan dan akan terus melaporkan serangan Armenia terhadap warga sipil.

Militer Armenia telah melanggar gencatan senjata baru-baru ini dengan melakukan serangan di kota-kota Azerbaijan, termasuk Tartar dan Ganja.

Otoritas Azerbaijan mencatat bahwa 43 warga sipil telah tewas dan 206 warga sipil terluka antara 27 September dan 14 Oktober.

Pertempuran terbaru antara dua negara tetangga itu dimulai pada 27 September dan telah menyebabkan ratusan orang tewas dalam eskalasi terbesar di Nagorno-Karabakh.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here