Terparah di Asia Tenggara, Indonesia Kembali Lampaui Filipina

Seorang wanita menjalani tes usap (swab) di tengah wabah Covid-19 di Jakarta pada 20 Mei 2020. Total kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 693 dalam sehari menjadi 19.189, dan jumlah kematian naik 21 menjadi 1.242. (Xinhua/Edy Susanto)

Indonesiainside.id, Jakarta – Penambahan kasus Covid-19 secara kumulatif di Tanah Air semakin menjulang tinggi. Setelah melewati jumlah kasus di Jerman, Arab Saudi, Pakistan, dan Turki, data kasus Covid-19 terbaru hari ini melaporkan bahwa Indonesia kini melampaui Filipina.

Dengan begitu, Indonesia menjadi negara dengan kasus Covid-19 paling parah di Asia Tenggara. Kemudian disusul Filipina yang sebelumnya berada di posisi teratas selama beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan data hari ini, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 349.160 orang, atau terjadi pembahan sebanyak 4.411 kasus baru per Kamis (15/10). Selain menempati posisi teratas di Asia Tenggara, peringkat Indonesia juga naik satu angka ke posisi 18 negara paling terdampak Covid-19 di dunia.

Sementara Filipina melaporkan sebanyak 348.698 kasus positif setelah terjadi penambahan sebanyak 2.261 infeksi baru. Sebanyak 566 kasus baru itu berasal dari Metro Manila, episentrum wabah, kutip the Philippine Star. Disusul kemudian oleh Cavite 174 kasus, Pangasinan 145, Samar Utara 104 dan Quezon 98.

Filipina juga mencatat 385 pasien pulih dari Covid-19, sehingga total kepulihan menjadi 294.161. Sementara 50 nyawa melayang karena Covid-19, sehingga total kematian menjadi 6.497.

Di Indonesia, dilaporkan sebanyak 12.268 kasus orang meninggal dunia dengan tambahan sebanyak 112 kasus baru kematian per Kamis (15/10). Total pasien sembuh secara keseluruhan tercatat sebanyak 273.661 pasien dan 63.231 kasus aktif.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here