Emas Terdongkrak Janji Stimulus Donald Trump

Emas Logam Mulia
Petugas menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – Harga emas berjangka sedikit menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), mencatat keuntungan hari kedua beruntun, setelah Presiden AS Donald Trump menyalakan kembali harapan paket stimulus virus corona sebelum pemilihan 3 November,.

Namun dolar AS yang kuat membatasi kenaikan lebih lanjut.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik tipis 1,6 dolar AS atau 0,08 persen, menjadi ditutup pada 1.908,90 dolar AS per ounce.

Pada Rabu (14/10/2020), e​​mas berjangka bertambah 12,7 dolar AS atau 0,67 persen menjadi 1.907,30 dolar AS, setelah anjlok 34,3 dolar AS atau 1,78 persen menjadi 1.894,60 dolar AS pada Selasa (13/10/2020), dan terkerek 2,7 dolar AS atau 0,14 persen menjadi 1.928,90 dolar AS pada Senin (12/10/2020).

Trump mengatakan dia akan setuju untuk menambah lebih tinggi dari 1,8 triliun dolar AS stimulus virus corona yang ditawarkan Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan.

“Fokusnya adalah pada harapan baru untuk pembicaraan stimulus ketika presiden AS terus mendorong untuk menyelesaikan kesepakatan dan emas mengabaikan penguatan dolar,” kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.

“Tetapi dengan dolar yang sekuat itu, kenaikan emas kemungkinan akan terbatas.”

Dolar menguat terhadap mata uang saingannya, didukung oleh pernyataan Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin pada Rabu (14/10/2020) bahwa kesepakatan stimulus akan sulit dicapai sebelum pemilihan presiden.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here