23 Rektor, Buruh dan Mahasiswa Sulsel Titip Aspirasi Penolakan UU Cipta Kerja Untuk Disampaikan ke Jokowi

Demo penolakan UU Cipta Kerja di Makassar. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah menerima aspirasi penolakan UU Cipta Kerja dalam dialog bersama 23 Rektor Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang ada di provinsi itu untuk selanjutnya disampaikan ke Presiden RI.

Nurdin Abdullah didampingi Ketua DPRD, Kapolda dan Forkopimda lainnya menerim masukan dari berbagai elemen masyarakat soal omnibus law di rumah jabatan gubernur Sulsel di Makassar, Sabtu(17/10).

“Kami melakukan koordinasi, komunikasi kepada semua pihak. Kita tahu persis elemen mahasiswa juga ikut memprotes UU Cipta Kerja. Makanya seluruh Rektor kita kumpulkan hari ini untuk menyamakan visi kita tentang UU Omnibuslaw ini,” kata Gubernur Nurdin Abdullah di Makassar, Minggu.

Komunikasi juga dilakukan dengan elemen mahasiswa dan serikat pekerja. Bagi Nurdin Abdullah, berdialog adalah hal yang sangat penting dan dia menyatakan sangat menghargai aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa, sebagai kaum intelektual dan agen perubahan bangsa.

“Kalau kita bisa berdialog, kenapa kita mesti turun ke jalan, apalagi merusak fasilitas negara yang notabenenya adalah uang rakyat yang dipakai membangun. Sehingga, kita di Sulsel ini lebih pada menyelesaikan masalah melalui dialog,” ujarnya.

Dialog dan diskusi dengan rektor ini menimbulkan harapan untuk menjaga ketenangan, ketentraman dan kedamaian Sulsel. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 yang juga masih menjadi fokus persoalan yang harus diselesaikan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here